Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Pendidikan

Peredaran Sabu di Sekatak Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas dan Cepat!

badge-check

Sekatak, Kaltara – KaltimNews.id –
Maraknya peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, semakin memicu keresahan di tengah masyarakat. Barang haram ini tak hanya mengancam masa depan generasi muda, tetapi juga menghancurkan kehidupan keluarga dan tatanan sosial di wilayah tersebut. Warga mendesak aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan peredaran yang merajalela.

“Seperti Membeli Gula dan Garam”
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa peredaran sabu-sabu di Sekatak kini sangat mudah dijangkau oleh siapa saja. “Sabu di sini sudah seperti gula atau garam, siapa pun bisa mendapatkannya dengan mudah, termasuk anak-anak muda. Banyak dari mereka yang rusak akibat barang ini,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (27/1/2025).

Ironisnya, hingga kini belum ada tindakan berarti dari aparat penegak hukum untuk menangkap para bandar besar atau membongkar jaringan narkoba di daerah tersebut. Warga merasa pihak berwenang seolah tutup mata terhadap persoalan serius yang mengancam masa depan kampung mereka.

Rumah Tangga Porak-Poranda, Generasi Muda Terancam
Dampak narkoba tidak hanya menghancurkan para penggunanya, tetapi juga kehidupan rumah tangga. Banyak keluarga menjadi korban, dengan suami, istri, bahkan anak-anak terjebak dalam lingkaran masalah sosial yang sulit terurai.

“Saya melihat langsung keluarga-keluarga yang hancur akibat sabu-sabu. Anak-anak kehilangan arah, rumah tangga tetangga saya berantakan. Kami para orang tua hanya bisa menangis melihat ini,” kata seorang ibu rumah tangga sambil menyeka air mata.

Ia berharap aparat penegak hukum segera menangkap para bandar narkoba yang menjadi biang keladi dari masalah ini. “Kami mohon aparat bertindak tegas. Jangan biarkan anak-anak kami kehilangan masa depan,” pintanya penuh emosi.

Warga Desak Operasi Penindakan Masif
Keresahan masyarakat kian memuncak karena lemahnya pengawasan di pintu masuk wilayah Sekatak, yang memungkinkan narkoba masuk dengan begitu mudah. Tokoh masyarakat setempat menilai perlunya pengamanan ketat dan operasi penindakan yang menyeluruh, mulai dari pengecer hingga bandar besar.

“Selama ini akses keluar-masuk kampung tidak dijaga dengan baik. Kalau terus dibiarkan, Sekatak akan tenggelam dalam jeratan narkoba. Kami butuh tindakan nyata, bukan sekadar janji,” ujar seorang tokoh masyarakat dengan nada tegas.

Masyarakat mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera menggelar operasi besar-besaran demi menyelamatkan generasi muda dan memulihkan ketenangan di Sekatak.

Aparat Diminta Tidak Tinggal Diam
Harapan besar kini bertumpu pada aparat penegak hukum untuk menunjukkan keberanian dalam memberantas peredaran sabu-sabu di wilayah Sekatak. Warga berharap tindakan tegas segera diambil sebelum dampak narkoba semakin meluas.

“Kami ingin hidup tenang, tanpa ancaman narkoba yang merusak anak-anak kami. Aparat harus bergerak cepat dan menunjukkan bahwa mereka benar-benar peduli,” tutup seorang warga dengan penuh harap.(***).
Laporan: Tim KaltimNews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Pemda Tanpa PT Berau Coal, Sengketa Lahan Poktan Bumi Subur Tak Kunjung Usai

5 Januari 2026 - 16:07 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/Satya Lembuswana Gagalkan Upaya Penyelundupan Miras Ilegal di Perbatasan

30 Desember 2025 - 04:48 WIB

Yonzipur 17/AD Siap Diberangkatkan Bantu Percepatan Penanganan Pasca Bencana Alam di Provinsi Aceh

30 Desember 2025 - 04:45 WIB

SITKT Samarinda Sampaikan Ucapan Natal dan Tahun Baru 2026, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Toleransi

25 Desember 2025 - 07:06 WIB

Puskesmas Pulau Derawan Mantapkan Persiapan Menuju BLUD, Efektivitas Pelayanan Jadi Prioritas

25 Desember 2025 - 02:28 WIB

Trending di Pendidikan