Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Pendidikan

Proyek Jalan di Teluk Semanting Diduga Asal Jadi, Retak Parah Usai Diresmikan: Kontraktor dan DPUPR Berau Bungkam

badge-check



Berau, Kaltim – Proyek pembangunan jalan di wilayah Teluk Semanting, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kembali menuai sorotan publik. Jalan yang baru saja rampung pada 19 Desember 2024 itu kini mengalami keretakan serius bahkan nyaris ambruk, memicu dugaan kuat adanya pengurangan kualitas dalam pelaksanaan proyek oleh rekanan kontraktor.

Proyek tersebut diketahui dikerjakan oleh CV Fairuz Jaya Gemilang, perusahaan yang juga terlibat dalam beberapa proyek serupa di wilayah pesisir Kabupaten Berau, seperti di Merancang Ulu dan Biduk-Biduk. Berdasarkan pantauan tim media di lapangan, hampir seluruh badan jalan pada proyek-proyek tersebut mengalami keretakan serupa, bahkan di beberapa titik tampak seperti bubur aspal yang hancur.

Kerusakan jalan dalam hitungan bulan sejak penyelesaian proyek menimbulkan pertanyaan besar tentang mutu pekerjaan serta pengawasan dari pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau.

Tim media telah mencoba menghubungi Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Jalan dan Jembatan, saat awak media mengonfirmasi, untuk meminta keterangan resmi terkait kondisi tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan enggan memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp juga tidak mendapat respon.

Tak hanya itu, pihak kontraktor, konsultan pengawas, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta pimpinan proyek (Pimpro) juga belum memberikan klarifikasi atas kerusakan yang terjadi. Ketertutupan informasi ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada ketidakwajaran dalam pelaksanaan proyek.
Dugaa dengan bungkamnya semua,kabid, ppk dan kontraktor, kuat dugaan pelaksanan proyek Jalan di Teluk Semanting yang ada dilakukan penuh dengan persenkongkolan dalam meggelontorkan anggaran miliayaran rupiah yang berasal dari APBD Kabupaten Berau

Kerusakan jalan yang signifikan ini bukan hanya mengindikasikan lemahnya pengawasan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Jika kerusakan tersebut mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, pihak terkait dapat dimintai pertanggungjawaban hukum sesuai Pasal 273 Ayat (1) Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULLAJ), yang mengatur sanksi terhadap pihak yang lalai dalam penyelenggaraan jalan umum.

Masyarakat berharap pihak berwenang, termasuk Aparat Penegak Hukum (APH), segera turun tangan melakukan audit dan investigasi atas proyek-proyek bermasalah tersebut. Proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran negara harus dijalankan dengan profesional, transparan, dan bertanggung jawab agar tidak merugikan rakyat dan membahayakan keselamatan umum.***
Tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Pemda Tanpa PT Berau Coal, Sengketa Lahan Poktan Bumi Subur Tak Kunjung Usai

5 Januari 2026 - 16:07 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/Satya Lembuswana Gagalkan Upaya Penyelundupan Miras Ilegal di Perbatasan

30 Desember 2025 - 04:48 WIB

Yonzipur 17/AD Siap Diberangkatkan Bantu Percepatan Penanganan Pasca Bencana Alam di Provinsi Aceh

30 Desember 2025 - 04:45 WIB

SITKT Samarinda Sampaikan Ucapan Natal dan Tahun Baru 2026, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Toleransi

25 Desember 2025 - 07:06 WIB

Puskesmas Pulau Derawan Mantapkan Persiapan Menuju BLUD, Efektivitas Pelayanan Jadi Prioritas

25 Desember 2025 - 02:28 WIB

Trending di Pendidikan