Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Daerah

Tambang Emas Diduga Ilegal di Paser Cemari Sungai, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

badge-check


					Tambang Emas Diduga Ilegal di Paser Cemari Sungai, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas Perbesar

Paser – Dugaan aktivitas tambang emas ilegal di Desa Rantau Layung, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, memicu keresahan warga. Laporan resmi terkait aktivitas tersebut diterima melalui Layanan Darurat 112 pada Sabtu (28/2/2026) pukul 00.33 WITA.

Dalam laporan bernomor D260227331492756 itu, masyarakat menyampaikan bahwa kegiatan pertambangan emas di wilayah Ilega diduga telah mencemari aliran sungai yang selama ini menjadi sumber air minum warga. Selain itu, aktivitas tambang juga disebut-sebut merusak sebagian kawasan hutan demi membuka akses dan lokasi penambangan.

Warga menilai kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sungai yang tercemar berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang, terutama jika mengandung limbah berbahaya dari aktivitas pertambangan.

Pelapor juga mengungkapkan bahwa aduan serupa sebelumnya telah disampaikan ke pihak desa, Polsek, hingga Polres. Namun, hingga laporan terbaru dibuat, warga mengaku belum melihat adanya langkah konkret yang dirasakan di lapangan.

Titik lokasi yang dilaporkan berada di Desa Rantau Layung, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, dengan koordinat -1.6197805, 116.0001413.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum bersama instansi terkait segera melakukan verifikasi dan penindakan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. Penanganan yang transparan dan tegas dinilai penting untuk memastikan perlindungan lingkungan hidup serta menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait tindak lanjut atas laporan tersebut. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Hak Angket DPRD Kaltim Ditunda karena Tak Kuorum, Massa Aliansi Rakyat Kaltim Kepung Gedung Dewan

10 Juni 2026 - 11:51 WIB

Pererat silaturahmi Kerukunan Umat Beragama di Kaltim, Danrem 091/ASN ucapkan selamat merayakan hari Raya Waisak 2570 BE/2026 Masehi

4 Juni 2026 - 12:08 WIB

Penanganan Kasus Jurnalis di Berau Dinilai Memicu Perbedaan Pandangan antara Penegak Hukum dan Insan Pers

3 Juni 2026 - 02:04 WIB

Inovasi Kepala Kampung Muara Lesan: Kakao Jadi Harapan Baru Ekonomi Berkelanjutan

2 Juni 2026 - 03:56 WIB

DPW Laskar Banjar Borneo Samarinda Hadiri Aruh Ganal Budaya Banjar ke-3

30 Mei 2026 - 11:15 WIB

Trending di Daerah