Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Pendidikan

Resmikan PT. Kaltim Amonium Nitrat, Kapolda Kaltim Sambut Kunjungan Presiden Jokowi Di Bontang

badge-check

BONTANG — Kaltim News. id – Seusai kunjungan kerja di Kota Samarinda pada hari pertama, Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melanjutkan lawatannya pada hari kedua di Kota Bontang menggunakan Helikopter Kepresidenan Super Puma TNI AU, Kamis (29/02/24).

Dalam kedatangannya di Kota Bontang di sambut langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo, PJ Gubernur Kaltim Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si, Pangkogabwilhan II Marsdya TNI M. Tonny Harjono, beserta Wali Kota Bontang Basri Rase.

Kunjungan Presiden Jokowi bersama rombongan di Kota Bontang kali ini dalam rangka meresmikan Pabrik PT.Kaltim Amonium Nitrat (KAN).

Saat peresmian, Presiden Jokowi mengapresiasi upaya keras Pembangunan Industry Ammonium Nitrat karena 21 pesen masih impor.

“Dengan dibangunnya pabrik PT.KAN ini akan mengurangi dari 21 persen impor menjadi 13 persen”, ungkapnya.

Lebih lanjut Presiden Jokowi mengatakan dengan selesainya pembangunan pabrik PT KAN juga menambah pasokan bahan baku pembuatan pupuk npk, diharapkan produktifitas dibidang pangan lebih mandiri lebih berdikari serta infestasi yg ditanamkan sebesar 1, 2 triliun tidak sia sia.

“Saya minta ekspansi diteruskan sehingga substitusi barang barang impor bisa dilakukan” ujar Presiden Jokowi.

“Sehingga kemandirian kita betul betul bisa kita pegang, tidak hanya urusan Ammonium Nitrat, tetapi semua barang impor harus bisa diproduksi dalam negeri karena kita punya kekuatan untuk itu,” pungkasnya.. (DEGE).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Pemda Tanpa PT Berau Coal, Sengketa Lahan Poktan Bumi Subur Tak Kunjung Usai

5 Januari 2026 - 16:07 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/Satya Lembuswana Gagalkan Upaya Penyelundupan Miras Ilegal di Perbatasan

30 Desember 2025 - 04:48 WIB

Yonzipur 17/AD Siap Diberangkatkan Bantu Percepatan Penanganan Pasca Bencana Alam di Provinsi Aceh

30 Desember 2025 - 04:45 WIB

SITKT Samarinda Sampaikan Ucapan Natal dan Tahun Baru 2026, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Toleransi

25 Desember 2025 - 07:06 WIB

Puskesmas Pulau Derawan Mantapkan Persiapan Menuju BLUD, Efektivitas Pelayanan Jadi Prioritas

25 Desember 2025 - 02:28 WIB

Trending di Pendidikan