Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Pendidikan

Dinsos Samarinda Bergerak Cepat Tangani Warga Terlantar dan ODGJ, Gandeng TKSK, PSM, hingga Satpol PP

badge-check


Samarinda, Selasa (11 November 2025) — Maraknya pendatang dari luar kota maupun luar provinsi ke Samarinda menimbulkan dampak sosial yang cukup kompleks. Salah satunya adalah meningkatnya jumlah warga terlantar, termasuk mereka yang dalam kondisi sakit maupun Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), yang kerap ditemukan tanpa keluarga atau tempat tinggal tetap.

Menanggapi hal ini, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Samarinda bergerak cepat melakukan penanganan setiap laporan yang masuk, baik yang diterima melalui Mitra Dinsos seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Taruna Siaga Bencana (Tagana), maupun laporan langsung dari masyarakat.

“Kami selalu merespons cepat setiap kasus sosial yang masuk. Atas arahan Kepala Dinas Sosial Kota Samarinda, Arif Surachman, S.Sos, serta amanah dari Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, S.T., S.H., M.Si, dan Wakil Wali Kota, Saefudin Zuhri, S.E., M.M., kami memastikan penanganan dilakukan dengan sigap, terutama bagi warga dalam kondisi sakit dan ODGJ,” ungkap salah satu petugas Dinsos.

Dalam proses penanganannya, Dinas Sosial turut bekerja sama dengan berbagai pihak. Untuk memastikan identitas para warga terlantar, dilakukan perekaman biometrik mata bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Sementara, untuk proses evakuasi ke rumah sakit atau tempat penampungan, Dinsos sering berkoordinasi dengan ambulans 119 dan 112.

Khusus untuk penanganan ODGJ di lapangan, petugas Dinsos bekerja sama dengan unsur TNI melalui Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Satpol PP untuk menjamin keamanan dan kelancaran proses evakuasi.

“Permasalahan sosial, apalagi yang melibatkan warga sakit dan ODGJ, harus segera ditangani. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” tegas Wali Kota Andi Harun dalam arahannya.

Melalui sinergi lintas instansi ini, Pemerintah Kota Samarinda berharap setiap warga yang terlantar dapat segera mendapat penanganan layak serta dikembalikan ke keluarga atau daerah asalnya setelah identitas mereka terverifikasi.***
Jurnalis : Heri
Editor : Marihot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Pemda Tanpa PT Berau Coal, Sengketa Lahan Poktan Bumi Subur Tak Kunjung Usai

5 Januari 2026 - 16:07 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/Satya Lembuswana Gagalkan Upaya Penyelundupan Miras Ilegal di Perbatasan

30 Desember 2025 - 04:48 WIB

Yonzipur 17/AD Siap Diberangkatkan Bantu Percepatan Penanganan Pasca Bencana Alam di Provinsi Aceh

30 Desember 2025 - 04:45 WIB

SITKT Samarinda Sampaikan Ucapan Natal dan Tahun Baru 2026, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Toleransi

25 Desember 2025 - 07:06 WIB

Puskesmas Pulau Derawan Mantapkan Persiapan Menuju BLUD, Efektivitas Pelayanan Jadi Prioritas

25 Desember 2025 - 02:28 WIB

Trending di Pendidikan