Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Pendidikan

Hujan Lebat Sebabkan Genangan dan Longsor di 38 Titik di Samarinda, BPBD Terus Lakukan Penanganan Darurat

badge-check


Samarinda, 27 Mei 2025 – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kota Samarinda sejak Selasa dini hari pukul 04.40 WITA hingga pukul 14.00 WITA telah menyebabkan genangan banjir di puluhan titik serta memicu terjadinya tanah longsor di sejumlah wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda dalam rilis resminya pada pukul 14.00 WITA menyampaikan bahwa sebanyak 36 titik ruas jalan dan kawasan permukiman terendam banjir, dengan tinggi muka air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 100 cm. Beberapa lokasi yang terdampak cukup parah antara lain Jl. DI Panjaitan, Jl. Gajah Mada, Jl. Antasari, dan Simpang Jembatan Mahakam.

Sebanyak delapan fasilitas umum, termasuk sekolah dan rumah sakit, turut terdampak, antara lain SMPN 13 Samarinda, SDN 05 hingga SDN 019 Kecamatan Palaran, serta Rumah Sakit Perkesit.

Tak hanya itu, tiga kejadian pohon tumbang juga dilaporkan, salah satunya di Jl. Lambung Mangkurat, yang sudah berhasil ditangani oleh petugas.

Lebih mengkhawatirkan, sebanyak 38 titik longsor tersebar di berbagai wilayah kota, mulai dari Jl. Gerilya Solong, Jl. Giri Makmur, hingga kawasan Lempake. Beberapa longsor disertai laporan warga setempat, dengan titik koordinat telah dicatat untuk memudahkan tindakan lanjutan.

BPBD Kota Samarinda terus berkoordinasi dengan berbagai instansi dan pihak terkait untuk penanganan cepat, termasuk evakuasi, pembersihan jalur, serta pendataan kerugian. Tim reaksi cepat dikerahkan ke lokasi-lokasi prioritas, terutama area padat penduduk dan yang dekat dengan fasilitas umum.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan longsor, mengingat intensitas hujan yang masih berpotensi tinggi di wilayah Kalimantan Timur. Warga juga diharapkan segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya atau kejadian baru kepada BPBD setempat.

“Kami akan terus menyampaikan perkembangan terkini serta upaya yang dilakukan di lapangan. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” ungkap salah satu petugas Pusdalops BPBD Samarinda. (**).
Heri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Pemda Tanpa PT Berau Coal, Sengketa Lahan Poktan Bumi Subur Tak Kunjung Usai

5 Januari 2026 - 16:07 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/Satya Lembuswana Gagalkan Upaya Penyelundupan Miras Ilegal di Perbatasan

30 Desember 2025 - 04:48 WIB

Yonzipur 17/AD Siap Diberangkatkan Bantu Percepatan Penanganan Pasca Bencana Alam di Provinsi Aceh

30 Desember 2025 - 04:45 WIB

SITKT Samarinda Sampaikan Ucapan Natal dan Tahun Baru 2026, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Toleransi

25 Desember 2025 - 07:06 WIB

Puskesmas Pulau Derawan Mantapkan Persiapan Menuju BLUD, Efektivitas Pelayanan Jadi Prioritas

25 Desember 2025 - 02:28 WIB

Trending di Pendidikan