Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Daerah

Jalan Rusak Ring Road II Samarinda Makan Korban, Ketua LBB Desak Pemprov Kaltim Segera Bertindak

badge-check


					Jalan Rusak Ring Road II Samarinda Makan Korban, Ketua LBB Desak Pemprov Kaltim Segera Bertindak Perbesar

Samarinda, Kalimantan Timur — Ketua DPW Laskar Banjar Borneo (LBB) Kota Samarinda, Heri Sahrijal, menyoroti keluhan masyarakat terkait seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas di kawasan Ring Road II, Kelurahan Lok Bahu, tepatnya di Jalan Nusyirwan Ismail, yang merupakan jalan provinsi, Rabu, (31/12/2025). 

Menurut Heri, kondisi jalan yang rusak parah dan dipenuhi lubang besar di tengah badan jalan telah lama membahayakan keselamatan pengguna jalan. Padahal, ruas jalan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari dilalui berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor (R2), mobil pribadi (R4), hingga truk kontainer.

“Hampir setiap minggu terjadi kecelakaan, terutama pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat lubang besar di tengah jalan. Bahkan, sudah ada korban meninggal dunia akibat kondisi jalan yang rusak ini,” tegas Heri.

Karena belum adanya penanganan dari instansi terkait, relawan bersama masyarakat dan warga sekitar Lok Bahu, Ring Road II, terpaksa berinisiatif melakukan penambalan sementara menggunakan dana pribadi. Langkah tersebut dilakukan demi mengurangi risiko kecelakaan, baik pada siang maupun malam hari.

Warga setempat menyampaikan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama, namun belum juga mendapat perhatian serius dari Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Timur maupun pemerintah daerah.

“Sangat disayangkan, jalan provinsi yang rusak parah dan berlubang seperti ini tidak segera ditangani. Seharusnya pemerintah cepat dan tanggap, apalagi kecelakaan hampir terjadi setiap minggu,” ujar salah satu warga.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur segera turun langsung meninjau lokasi dan melakukan perbaikan permanen. Hal ini dinilai sangat penting guna mencegah terulangnya kecelakaan lalu lintas serta menjamin keselamatan pengguna jalan di kawasan tersebut.(HR).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rumah Warga Jalan Kakap Samarinda Retak Diduga Dampak Proyek Terowongan, Warga Tuntut Ganti Rugi Rp50 Juta

26 Januari 2026 - 14:09 WIB

Penagihan Listrik Dinilai Abaikan Kepentingan Sosial, Asrama Putri Berau di Samarinda Terancam Pemutusan PLN

26 Januari 2026 - 05:59 WIB

Jembatan Mahulu Ditabrak Lagi, Negara Absen Mengawasi Tongkang Batu Bara?

25 Januari 2026 - 22:39 WIB

Gunung Kombeng: Potensi Wisata Alam dan Jejak Sejarah yang Terabaikan

22 Januari 2026 - 04:00 WIB

Publik Samarinda Tegas Minta Audit Probebaya 2022–2025, Wali Kota Dinilai Menghindar

20 Januari 2026 - 10:17 WIB

Trending di Daerah