Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Pendidikan

JAM-Intelijen Reda Manthovani: Imlek 2576 sebagai Semangat Merawat Keberagaman

badge-check

Kejaksaan Agung, Jakarta – Dalam rangka peringatan Tahun Baru Imlek 2576, Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen) Reda Manthovani menggelar bakti sosial donor darah di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan, Ragunan, Jakarta Selatan. Mengusung tema “Cahaya Baru, Harapan Baru, Kebersamaan Tanpa Batas,” kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam keberagaman.

Dalam sambutannya, Reda Manthovani menegaskan bahwa kegiatan donor darah ini mencerminkan semangat pembaruan dan kepedulian terhadap sesama. “Tahun Baru Imlek membawa semangat hari baru, harapan baru, dan darah baru untuk kehidupan yang lebih baik,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa aksi donor darah ini adalah bentuk solidaritas kemanusiaan untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Sekitar 200 peserta dari berbagai kalangan turut berpartisipasi, termasuk komunitas National Paralympic Committee (NPC) dari wilayah Jabodetabek. Kehadiran para atlet paralimpiade yang turut mendonorkan darah menjadi simbol kuat solidaritas dan inklusivitas dalam kegiatan sosial ini.

Selain donor darah, JAM-Intelijen juga menggelar ritual Fang Sheng dengan melepaskan 280 ekor burung ke habitat aslinya. Ritual ini memiliki makna simbolis sebagai bentuk kebebasan dan harapan akan kehidupan yang lebih baik. “Melepaskan burung ini adalah simbol kebebasan dan harapan, memberikan kesempatan bagi makhluk hidup lain untuk kembali ke habitatnya,” ujar Reda Manthovani.

Acara ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat dan pengusaha, Jusuf Hamka, yang mengapresiasi inisiatif JAM-Intelijen dalam merayakan Imlek dengan semangat kebersamaan dan toleransi. “Saya terharu melihat pejabat tinggi negara yang tidak hanya menghormati keberagaman budaya tetapi juga aktif merayakan Imlek dengan semangat inklusivitas,” ungkapnya.

JAM-Intelijen berkomitmen untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian dan cinta kasih terhadap sesama melalui berbagai kegiatan sosial. Diharapkan, melalui acara ini, masyarakat semakin mempererat kebersamaan tanpa memandang perbedaan suku, agama, dan budaya.(Marihot).

Jakarta, 29 Januari 2025
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Pemda Tanpa PT Berau Coal, Sengketa Lahan Poktan Bumi Subur Tak Kunjung Usai

5 Januari 2026 - 16:07 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/Satya Lembuswana Gagalkan Upaya Penyelundupan Miras Ilegal di Perbatasan

30 Desember 2025 - 04:48 WIB

Yonzipur 17/AD Siap Diberangkatkan Bantu Percepatan Penanganan Pasca Bencana Alam di Provinsi Aceh

30 Desember 2025 - 04:45 WIB

SITKT Samarinda Sampaikan Ucapan Natal dan Tahun Baru 2026, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Toleransi

25 Desember 2025 - 07:06 WIB

Puskesmas Pulau Derawan Mantapkan Persiapan Menuju BLUD, Efektivitas Pelayanan Jadi Prioritas

25 Desember 2025 - 02:28 WIB

Trending di Pendidikan