Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Pendidikan

Kenaikan Harga BBM Kian Menekan Rakyat, Pengamat: Masyarakat Bisa Terhimpit Beban Hidup

badge-check

Krisis ekonomi yang berkepanjangan terus membebani kehidupan masyarakat.

Jakarta – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akibat kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada industri dalam negeri semakin memperburuk kondisi. Akibatnya, banyak perusahaan mengalami kebangkrutan, dan masyarakat semakin sulit mendapatkan pekerjaan.

Dampak Kenaikan Harga BBM

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) semakin memperdalam kesenjangan sosial. Kemiskinan meluas, harga kebutuhan pokok seperti minyak goreng, sayur-mayur, telur, dan daging terus meroket, membuat daya beli masyarakat semakin melemah.

“Pendapatan masyarakat saat ini tidak mampu menopang kesejahteraan karena sulitnya mencari pekerjaan. Kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM sangat tidak bijak dan terkesan abai terhadap penderitaan rakyat. Ancaman kelaparan bisa terjadi di berbagai daerah,” ujar pengamat sosial Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, SH, MH.

Harga BBM Naik per 1 Februari 2025

PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga BBM umum sebagai implementasi Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Di DKI Jakarta, harga BBM per 1 Februari 2025 mengalami kenaikan sebagai berikut:

Pertamax: Rp12.900/liter (sebelumnya Rp12.500)
Pertamax Turbo: Rp14.000/liter (sebelumnya Rp13.700)
Pertamina Dex: Rp14.800/liter (sebelumnya Rp13.900)
Pertamax Green 95: Rp13.700/liter (sebelumnya Rp13.400)
Dexlite: Rp14.600/liter (sebelumnya Rp13.600)
Pertamax di Pertashop: Rp12.800/liter (sebelumnya Rp12.400)
Dengan naiknya harga BBM, harga barang dan kebutuhan pokok juga ikut melonjak. Sementara itu, lapangan pekerjaan semakin sulit ditemukan, menambah penderitaan masyarakat kecil.

Himbauan kepada Pemerintah

Prof. Sutan Nasomal mengimbau Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto untuk mempertimbangkan kembali kebijakan ini agar tidak semakin membebani rakyat. Ia menilai kesulitan ekonomi yang terjadi saat ini merupakan dampak dari kebijakan pemerintahan sebelumnya yang tidak berpihak pada rakyat.

“Pemerintah saat ini harus mampu mengambil langkah yang lebih pro-rakyat, bukan justru menambah penderitaan mereka. Jika para menteri tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik, Presiden harus berani mengambil tindakan tegas demi kepentingan bangsa,” tegasnya.

Ia juga mendesak pemerintah untuk membatalkan kenaikan harga BBM dan mencari solusi lain yang lebih berpihak pada kesejahteraan rakyat. “Masyarakat butuh bukti nyata, bukan sekadar janji,” pungkasnya. (**).
Narasumber: Prof Sutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Pemda Tanpa PT Berau Coal, Sengketa Lahan Poktan Bumi Subur Tak Kunjung Usai

5 Januari 2026 - 16:07 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/Satya Lembuswana Gagalkan Upaya Penyelundupan Miras Ilegal di Perbatasan

30 Desember 2025 - 04:48 WIB

Yonzipur 17/AD Siap Diberangkatkan Bantu Percepatan Penanganan Pasca Bencana Alam di Provinsi Aceh

30 Desember 2025 - 04:45 WIB

SITKT Samarinda Sampaikan Ucapan Natal dan Tahun Baru 2026, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Toleransi

25 Desember 2025 - 07:06 WIB

Puskesmas Pulau Derawan Mantapkan Persiapan Menuju BLUD, Efektivitas Pelayanan Jadi Prioritas

25 Desember 2025 - 02:28 WIB

Trending di Pendidikan