Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Pendidikan

Pengerjaan Proyek Mendapat Sorotan Tajam dari Warga, Warga Kecewa Semenisasi Tidak sesuai dengan Harapan

badge-check

Taufik Sebagai PPK, Pihak Kontraktor jauh hari Sudah di Ingatkan..

Kutim, Wahau | Kaltim News. Id | Pengerjaan Proyek yang ada di beberapa titik mendapat sorotan tajam dari warga, pasalnya proyek tersebut pengerjaannya dinilai asal, proyek yang menjadi sorotan warga dan awak media lokasi di Dusun Sumber Jaya, Desa Wana Sari Kec. Muara Wahau, minggu, (9/12/2024), Kabupaten Kutai timur.

Berdasarkan keterangan warga (LF) yang tidak mau disebutkan namanya, telah mengamati bahwa selama ada pengerjaan proyek didesa wana sari melihat bahwa pengerjaan yang dilakukan oleh oknum Kontraktor dinilai asal bahkan mengurangi nilai kubikasi semenisasinya hingga ketebalan cor yang menjadi sorotan warga saat ini.

Tampak terlihat bahwa hasil semenisanya cornya terlihat muda hingga hasilnya menurut warga sangat mengecewakan hingga tergelupas dan retak. Bahkan dijelaskan lagi bahwa proyek semenisasi cor jalan yang dilakukan tidak memakai besi atau warmes.

“Beredar kabar dari warga bahwa kontraktornya disebut kepala dusun Sumber Jaya (Mis Darto) ditambah lagi bawa papan proyek tidak di pajang, seharusnya dipajang agar warga tahu.” ujarnya.

Atas laporan warga setempat, kemudian tim media mendatangi Kepala Dusun sumber Jaya ( Mis Darto) untuk mengkonfirmasi langsung ke yang bersangkutan.

Selanjutnya, awalnya Kepala Dusun Wana Sari Wahau tidak mengetahui saat ditanya awak media siapa kontraktornya, namun setelah bincang-bincang dan akhirnya mengakui bahwa proyek yang saat ini di kerjakan sebagian pekerjaan nya, dan mengatakan dirinya hanya dipercaya mengelola, yang punya atau kontraktornya orang sangata dirinya hanya urus dilapangan saja, ucapnya kepada media.

Diakuinya, bahwa ada beberapa proyek yang dipercaya untuk dikerjakan.

Saat tim media bertanya langsung kepada yang bersangkutan bahwa hasil pengerjaan semenisasi jalan ditempatnya kwalitasnya sangat buruk dan tidak layak untuk diteruskan.

Menurut Tim media yang ada bahwa pengerjaan proyek semenisasi jalan yang dikerjakan tidak sesuai rancangan awal, sebab melihat faktanya hasil pekerjaan yang dilakukan diduga ada unsur kesengajaan dengan mengurangi ukuran kubikasi semenisasi jalan, yang seharusnya dikerjakan dengan ukuran K300 dari rancangan awal, namun pihak kontraktor diduga mengurangi hingga jauh dari harapan, hingga menghasilkan kwalitas yang buruk.

Tim Media yang ada coba mendatangi (Taufik) PPK nya dikantornya mengatakan sudah sering kita ingatkan, bahkan sudah 3 paket yang kita berikan untuk dikerjakan, namun pihaknya selalu ngeyel bahkan tidak mengindahkan arahannya, padahal kontraktor tersebut menurutnya masih baru dan masih dalam binaan, namun setelah adanya laporan dan temuan ini, berjanji tidak akan memberikan lagi memberikan paket pekerjaan sembarangan, ujarnya kepada media saat bertemu dikantornya.

Untuk itulah atas temuan tim media dilapangan dan atas laporan beberapa warga Dusun Wana sari bahwa proyek yang berasal dari APBD Kutim dinilai asal sebab tidak transparan seperti dilokasi tidak tanpak papan proyek, sehingga muncul dugaan warga bahwa proyek yang ada siluman.

Wargapun sangat kecewa hasilnya sebab tidak adanya transparan kepada warga terkait kegiatan proyek yang ada.

Seperti dari kwalitasnya menurut warga proyek semenisasi cor jalan itu bobotnya dinilai dibawah batas toleransi yang seharusnya dijaga kualitasnya.

Selanjutnya proyek drainase mendapat sorotan dari warga bahwa proyek drainase yang panjangnya 154 meter dikerjakan oleh salah satu kontraktor juga tidak ada papan anggarannya. Saat dikonfirmasi kepekerjanya dilokasi ( sdr. Agus) nanti setelah selesai pekerjaan proyek baru ada papan anggaran di pajang ujarnya, kepada media.

“Hingga berita ini diterbitkan tim media telah melakukan konfirmasi langsung dengan Taufik selaku PPK bahwa Ia sudah selalu ingatkan agar memperhatikan kwalitas pekerjaan, bahkan Ia mengatakan kewalahan sebagai PPK dengan jarak yang jauh sehingga luput dari pengawasan, ujarnya kepada media. (**). (Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Pemda Tanpa PT Berau Coal, Sengketa Lahan Poktan Bumi Subur Tak Kunjung Usai

5 Januari 2026 - 16:07 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/Satya Lembuswana Gagalkan Upaya Penyelundupan Miras Ilegal di Perbatasan

30 Desember 2025 - 04:48 WIB

Yonzipur 17/AD Siap Diberangkatkan Bantu Percepatan Penanganan Pasca Bencana Alam di Provinsi Aceh

30 Desember 2025 - 04:45 WIB

SITKT Samarinda Sampaikan Ucapan Natal dan Tahun Baru 2026, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Toleransi

25 Desember 2025 - 07:06 WIB

Puskesmas Pulau Derawan Mantapkan Persiapan Menuju BLUD, Efektivitas Pelayanan Jadi Prioritas

25 Desember 2025 - 02:28 WIB

Trending di Pendidikan