Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Nasional

Presiden Prabowo Jadikan CKG sebagai Program Preventif Kesehatan Nasional, Apresiasi Tinggi dari Masyarakat

badge-check


					Presiden Prabowo Jadikan CKG sebagai Program Preventif Kesehatan Nasional, Apresiasi Tinggi dari Masyarakat Perbesar

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menempatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai pilar utama penguatan layanan kesehatan preventif nasional. Program yang digagas Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat, tercermin dari tingginya tingkat partisipasi sepanjang 2025.

Data mutakhir, jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan CKG telah menembus lebih dari 70 juta peserta. Berdasarkan laporan harian Kemenkes, tercatat 70.292.151 peserta hadir dari total 73.128.356 pendaftar atau setara 96,12 persen tingkat kehadiran. Capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat menjadi indikator penting meningkatnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit.

“Capaian lebih dari 70 juta peserta menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin terus meningkat. Ini merupakan fondasi penting dalam membangun sistem kesehatan yang lebih kuat dan berorientasi pada pencegahan,” ujar Aji Muhawarman.

Secara keseluruhan, evaluasi pelaksanaan CKG 2025 mencatat program ini telah menjangkau 70,8 juta orang atau setara 24,9 persen dari total penduduk Indonesia. Capaian tersebut menjadi dasar optimisme pemerintah untuk memperluas jangkauan CKG pada 2026.

Aji menyebutkan, Kemenkes menargetkan cakupan CKG mencapai 46 persen dari total penduduk pada 2026, mencakup seluruh kelompok usia.

“Proporsi penerima pemeriksaan kesehatan gratis pada semua kelompok usia sebesar 46 persen dari total penduduk,” kata Aji.

Program CKG dinilai sebagai tonggak penting dalam sejarah sistem kesehatan nasional. Untuk pertama kalinya, pemerintah menyediakan layanan cek kesehatan yang dapat diakses seluruh masyarakat tanpa biaya, sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan yang menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif.

Selain mendapat respons positif dari masyarakat, keberhasilan pelaksanaan CKG juga didukung oleh keterlibatan ribuan tenaga kesehatan di berbagai daerah. Program ini dilaksanakan di 38 provinsi, melibatkan 514 kabupaten/kota, serta didukung oleh lebih dari 10.000 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

Sebagai salah satu program quick win Presiden Prabowo Subianto, CKG diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya sadar kesehatan di masyarakat. #

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden RI Harap Perintahkan Jajarannya Atasi Anak Putus Sekolah Akibat Dampak Lesunya Ekonomi Akibat Pejabat Tidak Amanah Bertugas!!! 

29 Januari 2026 - 11:17 WIB

Ketua Umum PPWI Ucapkan Selamat atas Launching Media Jurnal Mabes Polri

29 Januari 2026 - 05:57 WIB

Herman Kurniawan Sekretaris DPC REPDEM Kota Depok, Soal Wacana Pemilihan Langsung oleh DPRD: Hak Rakyat Tidak Boleh Diganggu Gugat

16 Januari 2026 - 01:19 WIB

Menguatkan Indonesia dari Desa: Catatan Hati Hari Desa Nasional 2026

15 Januari 2026 - 13:36 WIB

Ketua Umum AKPERSI Bongkar Fakta Lapangan: Aktivitas Tambang Diduga Berjalan di Atas Lahan Petani, PT Berau Coal Klaim Belum Digunakan  

14 Januari 2026 - 22:53 WIB

Trending di Daerah