Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Pendidikan

Prof Sutan : Ketua Umum LSM Mantan Preman Mengklaim, Generasi Muda Banyak yang Gila akibat Narkotika di Himbau Dinas Kesehatan Melacak Sumbernya

badge-check

Jakarta, KaltimNews. Id | Kamis, (13/2/2025) – Tidak sedikit dalam pantauan Masyarakat obat golongan G dari Narkotika merambah masuk ke warung warung suram di Wilayah Bogor Kota atau Kabupaten serta daerah lainnya.

Kasus oknum Masyarakat yang kecanduan obat obat terlarang yang terdata sampai tahun 2024 berjumlah 40 juta yang telah di selesaikan pihak APH.

Diperkirakan terdapat 40,4 juta jiwa yang berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2024,” Dengan Barang Bukti 8,6 Trilyun

Ini belum semua karena masih ada kasus Narkoba di perkampungan yang masih terus aktif di banyak tempat. Orang tua hanya kaged karena wilayah kecamatannya sudah masuk peta merah tertinggi peredaran NARKOTIKA.
Bahkan ada pabrik Narkoba di dalam perumahan elit.

Kemudian oknum pemaen NARKOBA bisa mengendalikan dari dalam penjara. Kemana arah pemasaran penjualan semua jenis obat Narkotika itu.

PROF DR KH SUTAN NASOMAL sebagai pemerhati kasus narkoba pada pelajar dan Masyarakat menghimbau semua yang menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan agar turun gunung mencari sumbernya. Harap Dinas Kesehatan memiliki kontak center untuk menerima informasi dari Masyarakat agar memudahkan menerima laporan bila ada gerakan pengedaran narkoba. Hal ini akan membantu BNN dan Polri

Generasi Muda Otaknya Menjadi Hancur Bahkan Gila Akibat Narkotika (Golongan G) Di Himbau Dinas Kesehatan Melacak Sumbernya.

Tidak sedikit dalam pantauan Masyarakat obat golongan G dari Narkotika merambah masuk ke warung warung suram di Wilayah Bogor Kota atau Kabupaten.

Kasus oknum Masyarakat yang kecanduan obat obat terlarang yang terdata sampai tahun 2024 berjumlah 40 juta yang telah di selesaikan pihak APH.

Diperkirakan terdapat 40,4 juta jiwa yang berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2024,” Dengan Barang Bukti 8,6 Trilyun

Ini belum semua karena masih ada kasus Narkoba di perkampungan yang masih terus aktif di banyak tempat. Orang tua hanya kaged karena wilayah kecamatannya sudah masuk peta merah tertinggi peredaran NARKOTIKA.
Bahkan ada pabrik Narkoba di dalam perumahan elit.

Kemudian oknum pemaen NARKOBA bisa mengendalikan dari dalam penjara. Kemana arah pemasaran penjualan semua jenis obat Narkotika itu.

PROF DR KH SUTAN NASOMAL sebagai pemerhati kasus narkoba pada pelajar dan Masyarakat menghimbau semua yang menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan agar turun gunung mencari sumbernya. Harap Dinas Kesehatan memiliki kontak center untuk menerima informasi dari Masyarakat agar memudahkan menerima laporan bila ada gerakan pengedaran narkoba. Hal ini akan membantu BNN dan Polri

Narkoba sistetis di Sentul Bogor ditemukan sampai 1 Ton dengan resiko dapat merusak generasi muda sampai 2 juta.

PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH memberikan aprisiasi kepada Polri yang telah mengungkap Pabrik sintetis Narkoba di sentul Bogor.

Di Himbau Kepada Bapak Presiden RI Jendral H Prabowo Subianto. Perang Melawan Narkoba jangan tanggung tanggung. TNI Polri serta semua Lembaga di bawah Presiden RI harus ikut perang melawan Narkoba. Bila perlu hukuman mati jangan ditunda tunda memberatkan Negara Indonesia

Persoalan besar Narkoba dan Miras serta pergaulan Bebas pada remaja dan pemuda yang terjerumus. Harus Negara sepenuhnya hadir sebagai penolong. Agar di tahun 2025 ini INDONESIA tidak lagi menjadi targed untuk dirusak generasi mudanya.

Narasumber : PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Pemda Tanpa PT Berau Coal, Sengketa Lahan Poktan Bumi Subur Tak Kunjung Usai

5 Januari 2026 - 16:07 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/Satya Lembuswana Gagalkan Upaya Penyelundupan Miras Ilegal di Perbatasan

30 Desember 2025 - 04:48 WIB

Yonzipur 17/AD Siap Diberangkatkan Bantu Percepatan Penanganan Pasca Bencana Alam di Provinsi Aceh

30 Desember 2025 - 04:45 WIB

SITKT Samarinda Sampaikan Ucapan Natal dan Tahun Baru 2026, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Toleransi

25 Desember 2025 - 07:06 WIB

Puskesmas Pulau Derawan Mantapkan Persiapan Menuju BLUD, Efektivitas Pelayanan Jadi Prioritas

25 Desember 2025 - 02:28 WIB

Trending di Pendidikan