Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

TNI & POLRI

TAHUN PERUBAHAN UNTUK PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK: 510 UNIT PPA SE-INDONESIA DAPATKAN PENGEMBANGAN SERIUS  

badge-check


					TAHUN PERUBAHAN UNTUK PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK: 510 UNIT PPA SE-INDONESIA DAPATKAN PENGEMBANGAN SERIUS    Perbesar

Jeny Claudya Lumowa: “Tidak ada perjuangan yang sia-sia, aktivis PPA siap dorong terwujudnya perlindungan yang optimal”

Paser, 14 Januari 2026 – Jeny Claudya Lumowa, Ketua Nasional Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia, menyampaikan semangat khusus untuk seluruh 510 unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Indonesia. Menurutnya, tahun 2026 ditetapkan sebagai tahun perubahan yang akan membawa kemajuan signifikan dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di tanah air.

Perubahan tersebut diwujudkan dengan pelantikan Direktur PPA dan Perlindungan Pengguna Jasa (PPO) baru. Langkah ini akan membuat setiap Polres di seluruh Indonesia memiliki Kepala Satuan (Kasat) PPA dan PPO yang bersifat mandiri. Selain itu, unit PPA juga akan mendapatkan alokasi anggaran tersendiri yang menjadi pijakan kuat untuk menjalankan tugasnya.

“Kami ingin menyampaikan bahwa tidak ada perjuangan yang sia-sia. Dengan adanya struktur yang lebih jelas dan dukungan anggaran sendiri, unit PPA dapat bekerja lebih optimal dalam menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan perempuan dan anak,” ucap Jeny Claudya Lumowa.

Ia juga menegaskan bahwa jaringan aktivis PPA se-Indonesia, termasuk yang ada di Kabupaten Paser, telah siap memberikan dukungan komprehensif kepada setiap unit PPA. Dukungan tersebut mencakup pendampingan korban, advokasi kebijakan, serta sosialisasi pentingnya perlindungan hak-hak perempuan dan anak kepada masyarakat. Aktivis PPA akan bekerja sama erat dengan Kasat PPA dan PPO untuk memastikan setiap kasus mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.

“Kita bukan hanya berdiri di belakang, melainkan akan aktif terlibat dalam setiap tahapan, mulai dari pencegahan hingga pemulihan korban. Ini adalah komitmen kita sebagai aktivis yang telah lama berjuang untuk keadilan bagi perempuan dan anak,” tambahnya.

JENY CLAUDYA LUMOWA

KORNAS TRCPPA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolda dan Wakapolda Sulawesi Barat Sampaikan Selamat atas Launching Jurnal Mabes Polri

30 Januari 2026 - 01:47 WIB

Wakapolda Kaltim Tinjau Langsung Insiden Kapal Feri Miring di Pelabuhan Semayang, Personel Gabungan Gerak Cepat Lakukan Evakuasi Korban

28 Januari 2026 - 02:56 WIB

Wakapolda Kaltim Tinjau Kesiapan Pengamanan VVIP Jelang Agenda Nasional di Bontang

27 Januari 2026 - 13:06 WIB

445 Personel Polda Kaltim Terima Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian

26 Januari 2026 - 08:20 WIB

Wakapolda Kaltim Jalin Silaturahmi dengan Kesultanan Kutai Kartanegara

25 Januari 2026 - 08:37 WIB

Trending di TNI & POLRI