Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Berita

Tarif Air Naik, Kualitas Menurun: Layanan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Disorot

badge-check


					Tarif Air Naik, Kualitas Menurun: Layanan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Disorot Perbesar

Samarinda — Kebijakan kenaikan tarif air bersih oleh Perumdam Tirta Kencana Samarinda menuai kritik dari masyarakat. Alih-alih diiringi perbaikan layanan, sejumlah pelanggan justru mengeluhkan kualitas air yang dinilai semakin menurun.

Warga menyebut air yang mengalir ke rumah mereka kerap keruh, berwarna kecokelatan, berbau, hingga mengandung endapan. Kondisi ini dinilai tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, terutama untuk konsumsi.

“Tarif naik, tapi air sering keruh. Untuk mandi saja ragu, apalagi untuk diminum,” ujar seorang warga Samarinda.

Selain kualitas, persoalan distribusi juga menjadi sorotan. Di beberapa wilayah, aliran air dilaporkan tidak stabil, bahkan kerap mati pada jam-jam tertentu. Situasi ini memperparah kekecewaan pelanggan yang merasa tidak mendapatkan layanan sepadan dengan biaya yang dibayarkan.

Sorotan publik turut mengarah pada manajemen perusahaan daerah tersebut. Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Nor Wahid Hasyim, dinilai perlu memberikan penjelasan terbuka terkait kondisi layanan dan langkah perbaikan yang akan dilakukan.

Masyarakat menilai, kenaikan tarif semestinya diikuti peningkatan kualitas dan keandalan distribusi. Transparansi penggunaan anggaran serta pembenahan infrastruktur menjadi tuntutan utama untuk menjawab keluhan pelanggan.

Pengamat kebijakan publik menegaskan, pelanggan memiliki hak atas layanan air bersih yang layak. “Kenaikan tarif harus dibarengi peningkatan kualitas dan distribusi. Jika tidak, kepercayaan publik bisa menurun,” ujarnya.

Hingga kini, warga berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumdam Tirta Kencana Samarinda. Perbaikan kualitas air, stabilitas distribusi, dan keterbukaan informasi dinilai menjadi langkah mendesak untuk memulihkan kepercayaan masyarakat.

HR.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Leasing Disorot di Berau: Angsuran Ditolak, Unit Hendak Ditarik

1 Maret 2026 - 15:59 WIB

APINDO Gandeng Sucor Bantu Masyarakat Aceh Tamiang

14 Februari 2026 - 01:28 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC

27 Februari 2024 - 06:31 WIB

Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur

24 Februari 2024 - 12:38 WIB

Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang

18 Februari 2024 - 14:47 WIB

Trending di Berita