Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Daerah

Generasi Muda Muara Lesan Siap Bangkitkan Wisata Budaya “Mangamping” di Kecamatan Kelay

badge-check


					Generasi Muda Muara Lesan Siap Bangkitkan Wisata Budaya “Mangamping” di Kecamatan Kelay Perbesar

Kelay – Kaltim News. Id

Kampung Muara Lesan, Kecamatan Kelay, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya. Gagasan ini kini mulai digerakkan oleh generasi muda setempat yang menyatakan kesiapan mereka untuk berperan aktif dalam memajukan kampung halaman.

Visi dan misi pembangunan Kampung Muara Lesan merupakan bagian dari upaya mewujudkan kemandirian dan kemajuan, demi terciptanya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Untuk itu, dibutuhkan peran serta masyarakat yang visioner serta memiliki kepedulian terhadap potensi daerahnya sendiri.

Kampung Muara Lesan, yang kerap disebut Kelay atau Kallay—nama yang juga menjadi ibu kota Kecamatan Kelay—didominasi oleh masyarakat Banua atau Suku Berau. Hal tersebut menjadikan bahasa, adat, dan budaya lokal masih terjaga hingga saat ini.

Melihat peluang tersebut, sejumlah pemuda yang berasal dari keluarga besar Muara Lesan bertekad membawa kampung mereka bangkit dengan menjual potensi budaya yang dimiliki. Salah satunya adalah Hendra Gunawan, putra dari H. Fahrudin, tokoh masyarakat Banua.

Hendra menegaskan bahwa sudah saatnya generasi muda turut ambil bagian dalam memajukan kampung kelahiran para leluhur mereka. Bersama rekan-rekannya, ia berencana membawa gagasan pengembangan wisata budaya ini ke dalam musyawarah bersama Kepala Kampung serta para tokoh masyarakat Muara Lesan.

“Kami ingin ikut berperan aktif membangun kampung kelahiran kami agar memiliki nilai tambah, khususnya melalui potensi budaya,” ungkap Hendra saat berbincang di sela acara keluarga di Sambaliung.

Salah satu potensi budaya yang dinilai sangat layak dikembangkan sebagai daya tarik wisata adalah tradisi Mangamping.Tradisi ini merupakan pesta adat yang menghadirkan makanan khas berbahan dasar padi ketan muda yang ditumbuk hingga menjadi gumpalan beras lembut dan empuk, kemudian disajikan kepada tamu dengan paduan gula merah dan kelapa muda.

Menurut Hendra, jika tradisi Mangamping ini dikemas dan dilaksanakan secara konsisten sebagai agenda budaya, maka potensinya tidak kalah dengan tradisi Bakudung Batiung di Kampung Tumbit Dayak maupun Meja Panjang di Kampung Merasa.

Dengan semangat generasi muda serta dukungan masyarakat dan pemerintah kampung, Muara Lesan diyakini mampu menjadi salah satu pusat wisata budaya unggulan di Kecamatan Kelay.

Tim KN, (MR).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rumah Warga Jalan Kakap Samarinda Retak Diduga Dampak Proyek Terowongan, Warga Tuntut Ganti Rugi Rp50 Juta

26 Januari 2026 - 14:09 WIB

Penagihan Listrik Dinilai Abaikan Kepentingan Sosial, Asrama Putri Berau di Samarinda Terancam Pemutusan PLN

26 Januari 2026 - 05:59 WIB

Jembatan Mahulu Ditabrak Lagi, Negara Absen Mengawasi Tongkang Batu Bara?

25 Januari 2026 - 22:39 WIB

Gunung Kombeng: Potensi Wisata Alam dan Jejak Sejarah yang Terabaikan

22 Januari 2026 - 04:00 WIB

Publik Samarinda Tegas Minta Audit Probebaya 2022–2025, Wali Kota Dinilai Menghindar

20 Januari 2026 - 10:17 WIB

Trending di Daerah