Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Daerah

Rapat Hak Angket DPRD Kaltim Ditunda karena Tak Kuorum, Massa Aliansi Rakyat Kaltim Kepung Gedung Dewan

badge-check


					Rapat Hak Angket DPRD Kaltim Ditunda karena Tak Kuorum, Massa Aliansi Rakyat Kaltim Kepung Gedung Dewan Perbesar

SAMARINDA – Situasi di depan Gedung DPRD Kalimantan Timur di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, mulai memanas pada Rabu (10/6/2026) siang.

Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Kaltim memadati dan mengepung kawasan gerbang utama kantor DPRD Kaltim sejak sekitar pukul 11.30 WITA. Massa datang menggunakan mobil komando yang diparkir tepat di depan pintu gerbang gedung dewan.

Dalam aksi tersebut, peserta membawa berbagai spanduk berisi tuntutan dan kritik, di antaranya bertuliskan “Kaltim Darurat KKN” serta “Hak Angket Harga Mati, Suara Rakyat Tidak Boleh Diabaikan”.

Massa juga membentangkan replika berukuran besar yang memuat salinan kesepakatan antara DPRD Kaltim dan mahasiswa terkait komitmen pembentukan hak angket yang sebelumnya pernah disepakati.

Aksi ini dipicu oleh penundaan pembahasan Hak Angket dalam Rapat Paripurna DPRD Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama. Berdasarkan pantauan massa melalui siaran langsung jalannya rapat, sidang yang sempat beberapa kali diskors akhirnya resmi ditunda karena jumlah anggota dewan yang hadir tidak memenuhi syarat kuorum.

Jenderal Lapangan Aliansi Rakyat Kaltim, Fatur Rahman, menyampaikan kekecewaannya atas kondisi tersebut. Menurutnya, dari total 55 anggota DPRD Kaltim, hanya 32 orang yang hadir dalam rapat paripurna. “Hari ini kita melihat faktanya hanya 32 anggota yang hadir. Ini menandakan banyak sekali ketakutan yang muncul dari dalam. Kalau mereka memang berani sebagai perwakilan rakyat Kaltim, seharusnya mereka hadir dan membantu menyelesaikan persoalan ini, bukan berlari dari permasalahan,” ujar Fatur dalam orasinya di atas mobil komando.

Fatur juga menilai keputusan DPRD Kaltim yang mengembalikan pembahasan jadwal rapat paripurna kepada Badan Musyawarah (Bamus) sebagai bentuk pengabaian terhadap aspirasi masyarakat. “Mereka menghindar. Hari ini usulan hak angket belum dibahas karena forum tidak kuorum. Ini menjadi bukti bahwa masih ada ketakutan untuk menghadapi tuntutan rakyat,” katanya.

Hingga aksi berlangsung, massa Aliansi Rakyat Kaltim tetap bertahan di depan Gedung DPRD Kaltim sambil menunggu kejelasan terkait kelanjutan pembahasan usulan hak angket yang mereka dorong.

Pihak DPRD Kalimantan Timur sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan massa maupun jadwal lanjutan rapat paripurna yang ditunda tersebut.(**)

Jurnalis: HR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pererat silaturahmi Kerukunan Umat Beragama di Kaltim, Danrem 091/ASN ucapkan selamat merayakan hari Raya Waisak 2570 BE/2026 Masehi

4 Juni 2026 - 12:08 WIB

Penanganan Kasus Jurnalis di Berau Dinilai Memicu Perbedaan Pandangan antara Penegak Hukum dan Insan Pers

3 Juni 2026 - 02:04 WIB

Inovasi Kepala Kampung Muara Lesan: Kakao Jadi Harapan Baru Ekonomi Berkelanjutan

2 Juni 2026 - 03:56 WIB

DPW Laskar Banjar Borneo Samarinda Hadiri Aruh Ganal Budaya Banjar ke-3

30 Mei 2026 - 11:15 WIB

Ketua KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) Muara Siram Rela Rogoh Kocek Pribadi Demi Kemajuan Kampung.

20 Mei 2026 - 11:02 WIB

Trending di Daerah