Samarinda, 23 Juni 2026– Pengurus Balakarcana Kota Samarinda Masa Bakti 2026–2031 melakukan audiensi resmi dengan Walikota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, Selasa (23/6/2026), di Anjungan Karang Mumus, Balai Kota Samarinda. Pertemuan yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 15.30 WITA tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Balakarcana dan Pemerintah Kota Samarinda dalam mendukung program keselamatan masyarakat.
Audiensi dihadiri langsung oleh Walikota Samarinda Dr. H. Andi Harun, Ketua Balakarcana Kota Samarinda Masa Bakti 2026–2031 Sidik Umar Dani, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda Hendra, Sekretaris Dinas Damkar H. Ismail, anggota DPRD sekaligus Penasehat Balakarcana Ahmad Vananzda dan Harmin, Ketua LBB sekaligus Penasehat Balakarcana Heri Syahrizal, serta jajaran pengurus Balakarcana Kota Samarinda.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Balakarcana Samarinda Sidik Umar Dani menyampaikan maksud dan tujuan audiensi, sekaligus memperkenalkan struktur kepengurusan baru masa bakti 2026–2031. Ia menegaskan komitmen Balakarcana untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung upaya pencegahan kebakaran, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, serta penguatan budaya keselamatan di Kota Samarinda.

Walikota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, menyambut baik kehadiran pengurus baru Balakarcana dan menyampaikan apresiasi atas semangat pengabdian yang ditunjukkan organisasi tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat yang bergerak di bidang keselamatan sangat diperlukan untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan yang semakin kompleks.
Dalam sesi pembahasan administrasi, Protokol Pemerintah Kota Samarinda, Agus, menyampaikan bahwa terdapat kelengkapan dokumen yang masih perlu dipenuhi, yakni Surat Keputusan (SK) kepengurusan Balakarcana Masa Bakti 2026–2031 yang belum dilampirkan dalam permohonan audiensi sebelumnya. Pemerintah Kota mengarahkan agar dokumen tersebut segera dilengkapi sebagai dasar legalitas formal untuk mendukung koordinasi dan kerja sama kelembagaan ke depan.
Bentuk dukungan nyata juga ditunjukkan langsung oleh Walikota Samarinda. Sebagai wujud kepedulian terhadap gerakan sosial dan kemanusiaan yang dijalankan Balakarcana, Andi Harun secara pribadi memberikan bantuan dana sebesar Rp25 juta yang disalurkan melalui rekening resmi Balakarcana Samarinda. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi stimulan awal bagi penguatan operasional dan pelaksanaan program kerja kepengurusan yang baru.
Selain dukungan operasional, Walikota juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan sarana organisasi. Dalam audiensi tersebut, ia menawarkan opsi penyediaan sebuah ruko yang representatif untuk dijadikan Posko Utama Balakarcana Kota Samarinda. Usulan tersebut dinilai sebagai peluang strategis untuk memperkuat keberadaan dan pelayanan organisasi kepada masyarakat. Pembahasan lebih lanjut mengenai fasilitas tersebut direncanakan akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
Pada akhir pertemuan, Walikota menekankan pentingnya koordinasi yang intensif, berkelanjutan, dan terintegrasi antara Balakarcana dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda. Ia berharap Balakarcana dapat menjadi mitra aktif pemerintah dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan lingkungan dan mitigasi risiko kebakaran.
Meski berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban, audiensi tetap menghasilkan sejumlah pembahasan strategis. Walikota turut memberikan berbagai masukan terkait tata kelola organisasi, penguatan kemandirian kelembagaan, serta pentingnya pemahaman ekonomi dalam mendukung keberlanjutan program kerja organisasi sosial kemasyarakatan.
Sebagai tindak lanjut hasil audiensi, Balakarcana Kota Samarinda akan segera melengkapi administrasi kepengurusan, melakukan koordinasi teknis bersama Dinas Pemadam Kebakaran terkait rencana pelantikan di kawasan Citra Niaga, serta menyusun program kerja yang selaras dengan visi dan misi keselamatan Kota Samarinda.
Audiensi ditutup pada pukul 15.30 WITA dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kemitraan yang kuat antara Pemerintah Kota Samarinda dan Balakarcana Kota Samarinda dalam mewujudkan kota yang lebih aman, tangguh, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.(**)
Jurnalis KN: HR














