Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Mahasiswa UMB di depan Kantor PT. Berau Coal, Mendapat Tanggapan dari Pihak Kontraktor Perusahaan PT. KDC Aksi Peduli Sesama PT. Bara Jaya Utama Bersama Sahabat Agus, Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Bencana Musibah Kebakaran di Kampung Pegat Bukur Kapolres Bontang Gelar Tatap Muka Dengan Masyarakat Kota Bontang Personel Polres PPU Melakukan Pengamanan Rapat Pleno Hari Ke-2 di Seluruh Kantor Kecamatan Kabupaten PPU Ketua LBHK -Wartawan Berau Dorong Penegak Hukum Jerat Mafia Tanah Dengan Pasal TPPU Ditpolairud Polda Kaltim Laksanakan Giat Sosialisasi DIPA T.A. 2023, Penandatanganan Pakta Integritas, Serta Penyerahan Rendisgar

Daerah

Warga Siram Makmur Desak Bupati Kutai Barat Berhentikan Petinggi Kampung

badge-check


					Warga Siram Makmur Desak Bupati Kutai Barat Berhentikan Petinggi Kampung Perbesar

KUTAI BARAT — Warga Kampung Siram Makmur, Kabupaten Kutai Barat, menyampaikan desakan kepada pemerintah daerah agar segera memberhentikan Petinggi Kampung yang dinilai tidak lagi layak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala kampung.

Aspirasi tersebut muncul setelah masyarakat menilai adanya berbagai persoalan yang dinilai meresahkan dan berdampak pada pelayanan publik di kampung tersebut. Dalam keterangan yang dihimpun, warga mengungkapkan bahwa Petinggi Kampung diduga beberapa kali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Selain itu, warga juga menyoroti dugaan pemberian gaji kepada staf kampung yang sudah tidak aktif bekerja selama kurang lebih enam bulan. Kondisi ini dinilai tidak transparan dan berpotensi merugikan keuangan kampung.

Tak hanya itu, pengelolaan Dana Desa turut menjadi sorotan. Sejumlah kegiatan yang dibiayai dari anggaran tersebut disebut tidak tepat sasaran dan tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Warga menilai penggunaan anggaran tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Permasalahan lain yang mengemuka adalah sikap Petinggi Kampung yang sebelumnya telah membuat surat pernyataan pengunduran diri. Namun hingga kini, yang bersangkutan masih tetap menjalankan tugasnya sebagai kepala kampung.

Di sisi lain, tingkat kehadiran di kantor juga menjadi perhatian. Warga mengungkapkan bahwa Petinggi Kampung saat ini jarang berkantor, sehingga pelayanan kepada masyarakat dinilai tidak berjalan optimal.

Atas berbagai persoalan tersebut, masyarakat Kampung Siram Makmur menilai bahwa yang bersangkutan tidak lagi layak menjabat. Mereka pun secara resmi meminta kepada Bupati Kutai Barat untuk segera mengambil langkah tegas berupa pemberhentian dari jabatan.

Selain itu, warga juga mendesak agar pihak berwenang melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi, serta menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Hak Angket DPRD Kaltim Ditunda karena Tak Kuorum, Massa Aliansi Rakyat Kaltim Kepung Gedung Dewan

10 Juni 2026 - 11:51 WIB

Pererat silaturahmi Kerukunan Umat Beragama di Kaltim, Danrem 091/ASN ucapkan selamat merayakan hari Raya Waisak 2570 BE/2026 Masehi

4 Juni 2026 - 12:08 WIB

Penanganan Kasus Jurnalis di Berau Dinilai Memicu Perbedaan Pandangan antara Penegak Hukum dan Insan Pers

3 Juni 2026 - 02:04 WIB

Inovasi Kepala Kampung Muara Lesan: Kakao Jadi Harapan Baru Ekonomi Berkelanjutan

2 Juni 2026 - 03:56 WIB

DPW Laskar Banjar Borneo Samarinda Hadiri Aruh Ganal Budaya Banjar ke-3

30 Mei 2026 - 11:15 WIB

Trending di Daerah